SUKSES TEKAN ANGKA STUNTING, PROGRAM 'GENTING' DESA KERTAJAYA BERBUAH MANIS

SUKSES TEKAN ANGKA STUNTING, PROGRAM 'GENTING' DESA KERTAJAYA BERBUAH MANIS

SUKSES TEKAN ANGKA STUNTING, PROGRAM 'GENTING' DESA KERTAJAYA BERBUAH MANIS

KERTAJAYA – Masalah stunting masih menjadi fokus utama pembangunan sumber daya manusia di tingkat desa. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Desa (Pemdes) Kertajaya, Kecamatan Gandrungmangu, baru saja merampungkan program inovatif bertajuk Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting).

Program yang berjalan selama Enam bulan ini resmi dinyatakan sukses setelah menunjukkan dampak nyata terhadap tumbuh kembang anak-anak sasaran di wilayah tersebut.

Intervensi Gizi Secara Intensif

Fokus utama program Genting adalah pemberian makanan tambahan (PMT) yang bergizi tinggi dan terpantau. Selama 180 hari penuh, para kader kesehatan memastikan asupan nutrisi yang masuk ke tubuh anak-anak stunting terpenuhi sesuai standar kesehatan.

Keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif Ibu Siti Khotijah, selaku Kader Kesehatan Pemdes Kertajaya. Beliau menjadi penggerak utama di lapangan yang memantau langsung proses pemberian makan serta perkembangan kesehatan harian anak asuh.

Kisah Keberhasilan: Perubahan Positif pada Ananda Defan

Salah satu potret nyata keberhasilan program ini terlihat pada Defan, balita yang menjadi sasaran utama program Genting. Sebelum program dimulai, Defan masuk dalam kategori anak dengan gangguan pertumbuhan (stunting).

Namun, setelah mendapatkan pendampingan intensif dari Ibu Siti Khotijah dan dukungan gizi dari Pemdes, kondisi Defan menunjukkan grafik peningkatan yang signifikan, baik dari segi berat badan maupun tinggi badan.


"Kunci dari program ini adalah konsistensi. Kami tidak hanya memberi makanan, tapi juga mengedukasi keluarga tentang pola asuh. Melihat perkembangan Ananda Defan yang semakin sehat adalah kebahagiaan luar biasa bagi kami para kader," ujar Ibu Siti Khotijah.

Gotong Royong Melawan Stunting

Kepala Desa Kertajaya menyampaikan bahwa program Genting merupakan wujud nyata kepedulian desa terhadap generasi masa depan. Melalui konsep "Orang Tua Asuh", desa menciptakan sistem dukungan sosial di mana anak-anak stunting mendapatkan perhatian khusus layaknya dari keluarga sendiri.

Keberhasilan di Desa Kertajaya ini diharapkan dapat menjadi model bagi desa-desa lain di Kecamatan Gandrungmangu dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting nasional.


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin