DONGKRAK PAD, PEMDES KERTAJAYA RESMI LAUNCHING UNIT PENGELOLAAN DAGING SAPI BUMDES MANUNGGALING MUKTI

DONGKRAK PADES, PEMDES KERTAJAYA RESMI LAUNCHING UNIT PENGELOLAAN DAGING SAPI BUMDES MANUNGGALING MUKTI

KERTAJAYA – Pemerintah Desa Kertajaya melakukan langkah strategis dalam memperkuat ekonomi lokal melalui sektor ketahanan pangan. Pada hari ini, secara resmi diluncurkan unit usaha baru Pengelolaan Daging Sapi di bawah naungan BUMDes Manunggaling Mukti.

Acara peluncuran yang dikemas dalam bentuk syukuran sederhana namun khidmat ini berlangsung di lokasi pengolahan BUMDes. Kehadiran berbagai elemen penting desa menunjukkan sinergi yang kuat untuk memajukan kemandirian ekonomi Kertajaya.

Sinergi Lintas Sektoral

Kegiatan tasyakuran ini dihadiri langsung oleh:

  • Kepala Desa Kertajaya beserta jajaran perangkat desa.
  • Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
  • Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas yang turut mengawal keamanan dan ketertiban.
  • Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat yang memberikan doa restu bagi keberlangsungan unit usaha ini.

Fokus pada Ketahanan Pangan

Kepala Desa Kertajaya dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemilihan unit pengelolaan daging sapi ini bukan tanpa alasan. Selain mendukung program pemerintah pusat terkait ketahanan pangan, potensi pasar daging sapi di wilayah ini masih sangat terbuka lebar.

"BUMDes Manunggaling Mukti harus menjadi motor penggerak ekonomi desa. Dengan adanya unit pengelolaan daging sapi ini, kita tidak hanya menjual komoditas, tapi memberikan nilai tambah (value added) yang manfaatnya kembali ke warga," ujar Kepala Desa.


Harapan Menuju Desa Mandiri

Target utama dari pengembangan unit usaha ini adalah peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes) secara signifikan untuk tahun-tahun mendatang. Dengan PADes yang kuat, desa akan memiliki keleluasaan lebih dalam membiayai pembangunan dan program pemberdayaan masyarakat secara mandiri.

Namun, pengelola BUMDes menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada dukungan penuh seluruh lapisan masyarakat. Warga diharapkan dapat memprioritaskan produk dari BUMDes sendiri, sehingga perputaran uang tetap berada di lingkup Desa Kertajaya.

Penutup yang Optimis

Acara diakhiri dengan pemotongan pita dan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, memohon kelancaran dan keberkahan bagi para pengelola BUMDes Manunggaling Mukti dalam menjalankan amanah ekonomi desa ini.


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin